Pages - Menu

Sunday, May 19, 2013

HADITS-HADITS DHA’IF DAN MAUDHU’ SEPUTAR BULAN RAJAB (1)


“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu, dan perangilah kaum musyrikin itu semuanya sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (QS. At Taubah: 36)

“Sesungguhnya zaman berputar sebagaimana kondisinya, ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan, diantaranya empat bulan haram. Tiga bulan ber-turut-turut: Dzul Qa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan satu bulan: Rajab suku Mudhar, yaitu bulan antara Jumadi (tsaniyah) dan sya’ban.” (Sahih: Sahih Bukhari 3/1168 no. 3025.)

Ada beberapa hadits yang berkaitan tentang bulan Rajab yang perlu diarpahami oleh ikhwan wa akhwat, diantaranya :


Pertama, Tentang Do’a Memasuki Bulan Rajab.

)حديث مرفوع) حَدَّثَنَا يُوسُفُ الْقَاضِي ، نا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ الْمُقَدَّمِيُّ ، ثنا زَائِدَةُ بْنُ أَبِي الرُّقَادِ ، عَنْ زِيَادٍ النُّمَيْرِيِّ ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، أَنّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا َخَلَ رَجَبٌ ، قَالَ : " اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ ، وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ "

الكتب » الدعاء للطبراني » باب : الْقَوْلِ عِنْدَ دُخُولِ رَجَبٍ. رقم الحديث: 838

“Dari Anas bin Malik radhiyallohu anhu adalah Nabi shallallohu alaihi wa sallam jika sudah berada di bulan Rajab, beliau berdoa: "Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya'ban serta perjumpakanlah kami dengan bulan Ramadhan"

Takhrij Hadits :

Hadits ini diriwayatkan oleh beberapa imam diantaranya :

Imam Thabrani di Al Mu’jam Al Ausath (4/189) atau Thobroni, Bab Doa ketika masuk Rajab, no 838 dan di kitab Ad Du’a (1/284.Imam Ahmad di Musnad Imam Ahmad (1/259); Kitab Musnad Bani Hasyim, Bab Bidayah Musnad Abdullah bin Abbas (2342), akan tetapi beliau meriwayatkan dengan lafazh:

......وَبَارِكْ لَنَا فِى رَمَضَانَ

Baihaqi di Syu’abul Iman (3/375) dan di kitab Fadhoil Al Awqat (1/105) Bazzar di Musnadnya (2/290), Ibnu As Sunni di Amal Al Yaum wal Lailah,Abu Muhammad Hasan bin Muhammad Al Khallal di Fadhlu Rajab (no.1)

Analisis Sanad Hadits:

Dalam sanad hadits ini ada dua perowi yang lemah; yang pertama yaitu terdapat nama:

ثنا زَائِدَةُ بْنُ أَبِي الرُّقَادِ

Zaidah bin Abu Ruqad Al Bahili ini; dikatakan oleh Imam Bukhari, Nasai, dan Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan munkarul hadits (Haditsnya munkar),. Abu Hatim Ar Rozi mengatakan, “Dia meriwayatkan dari Ziyad An Numairi dari Anas bin Malik hadits-hadits yang marfu’ namun mungkar...”. Ibnu Hibban di kitabnya Al Majruhin menerangkan, “Dia meriwayatkan hadits-hadits yang mungkar dari perawi-perawi yang terkenal”

Kedua terdapat nama:

زِيَادٍ النُّمَيْرِيِّ

Ziyad bin Abdullah An Numairi, dikatakan lemah oleh Imam Yahya Bin Ma'in, Abu Daud dan Al Hafizh Ibnu Hajar. Abu Hatim berkata : “Haditsnya boleh ditulis namun tidak dijadikan sebagai hujjah”.

Kedua, tentang hadits:

)حديث مرفوع)حَدَّثَنَا أَبُو الْعَبَّاسِ عَبْدُ اللَّهُ بْنَ مُوسَى بْنُ إِسْحَاقَ الْهَاشِمِيُّ الْمُقْرِئُ ،ثنا حَامِدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ شُعَيْبٍ الْبَلْخِيُّ ،ثنا شُجَاعُ بْنُ مَخْلَدٍ ،عَنْيُوسُفَ بْنِ عَطِيَّةَ الصَّفَّارِ ، عَنْ هِشَامٍ الْقُرْدُوسِيِّ ،عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، رَضِيَ اللهُ عَنْهُ :أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يُتِمَّ صَوْمَ شَهْرٍ بَعْدَ رَمَضَانَ إِلا رَجَبٍ وَشَعْبانَ

Dari Abu Hurairah ra :“Bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Salam tidak pernah berpuasa penuh selama sebulan setelah Ramadhan melainkan pada bulan Rajab dan Sya’ban.”

Takhrij Hadits:

Hadits ini diriwayatkan oleh beberapa imam, diantaranya :Thabrani dalam Al Mu’jam Al Ausath (9/161),Baihaqi di Syuabul Iman (3/369), Al Khallal di Fadhl Syahr Rajab (no.4)

Analisis Sanad Hadits:

Sanad hadits dinilai lemah oleh banyak imam diantaranya Imam Baihaqi karena dalam sanadnya terdapat seorang yang bernama:

يُوسُفَ بْنِ عَطِيَّةَ الصَّفَّارِ

Yusuf bin Athiyyah Ash Shoffar dikatakan oleh beberapa ulama’:Imam Bukhari berkata, “Munkarul hadits (Haditsnya mungkar)”, Imam Nasaai berkata, “Matrukul hadits” (Haditsnya ditinggalkan),Yahya bin Ma’in, “Dia tidak ada apa-apanya”,Ibnu Hibban berkata, “Dia termasuk seorang yang senantiasa membalikkan sanad-sanad;Tidak boleh sama sekali berhujjah dengannya”. Haitsami dalam Majma’ Az Zawaid (3/439) mengatakan bahwa dia seorang yang dhoif (lemah), Ibnu Hajar berkata dalam Tabyin Al ‘Ajab: “Hadits ini mungkar karena Yusuf bin ‘Athiyah seorang yang dha’if jiddan (sangat lemah)”.

Ketiga tentang Hadits yang berbunyi:

عن أنس عن رسول الله - صلى الله عليه وسلم -: ((رَجَبٌ شَهْرُ الله ، وشَعْبانُ شَهْرِي ، وَرَمَضانُ شَهْرُ أُمَّتِي))،موضوع كما في "كشف الخفاء"(1/510) رقم (1358)،وابن الجوزي في "الموضوعات"2/206 والسيوطي في "اللآلئ المصنوعة" 2/114.

“Dari Anas bin Malik radhiyallohu anhu berkata Rasulullah shallallohu alaihi wasallam bersabda, “Rajab adalah bulannya Alloh, Sya’ban adalah bulanku dan Ramadhan adalah bulannya ummatku...”

Takhrij Hadits:

Hadits ini juga dikeluarkan oleh Ibnu Asakir di Mu’jamnya (1/114) dan Imam Baihaqi di Fadhoil Al Auqat (1/95)

Analisis Hadits :

Hadits ini hadits yang maudhu’ (palsu) oleh banyak ulama, seperti oleh :Imam Ibnul Jauzi dalam kitabnya Al Maudhu’at (2/436-438, no. 1008); beliau menyebutkan bahwa para perowi hadits ini tidak dikenal dan terdapat seorang yang bernama Abul Hasan Ali bin Abdullah bin Jahdham, dia tertuduh sebagai seorang yang pendusta.Ibnu Hajar dalam Tabyiin Al ‘Ajab berkata : Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Bakr an-Naqqosy al-Mufassir, dan diriwayatkan pula oleh al-Hafizh Abul Fadhl Muhammad bin Nashir di dalam Amali-nya dari an-Naqqosy dengan riwayat yang lengkap -beliau menyebutkan keutamaan setiap hari pada hari-hari di bulan Rajab-, Al Hafizh Ibnu Hajar berkata : an-Naqqosy ini adalah seorang pemalsu hadist dan dajjal (pendusta). Imam Abul Khithob Ibnu Dihyah setelah meriwayatkan hadits ini beliau berkata, “hadits ini maudhu’“. Hadits palsu yang sama dalam redaksi yang panjang sebagai berikut :

(حديث مرفوع) أَنْبَأَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْبَاقِي بْنِ أَحْمَدَ ، أَنْبَأَنَا أَحْمَدُ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ خَيْرُونٍ ، أَنْبَأَنَا أَبُو الْقَاسِمِ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عُبَيْدٍ الْحُرْفِيُّ ، أَنْبَأَنَا أَبُو بَكْرٍ مُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ النَّقَّاشُ ، حَدَّثَنَا أَبُو عُمَرَ أَحْمَدُ بْنُ الْعَبَّاسِ الطَّبَرِيُّ ، حَدَّثَنَا الْكِسَائِيُّ ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ ، حَدَّثَنَا الأَعْمَشُ ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ ، عَنْ عَلْقَمَةَ ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : " رَجَبٌ شَهْرُ اللَّهِ ، وَشَعْبَانُ شَهْرِي ، وَرَمَضَانُ شَهْرُ أُمَّتِي ، فَمَنْ صَامَ رَجَبًا إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا اسْتَوْجَبَ رِضْوَانَ اللَّهِ الأَكْبَرَ… اَلْكِتَبُ » اَلْمَوْضُوْعَات اَلْكُبْرَى لِابْنِ الْجَوْزِي » كِتَاب الصيام » باب صوم رجب, رقم الحديث: 1050

هَذَا حديث موضوع عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، والكسائي لا يعرف والنقاش متهم

….Dari Abu Sa’id Al Hudzriyi radhiyallohu anhu berkata Rasulullah shallallohu alaihi wasallam bersabda, “Rajab adalah bulannya Alloh, Sya’ban adalah bulanku dan Ramadhan adalah bulannya ummatku, barang siapa yang berpuasa pada bulan rojab dengan iman dan ihtisaban, maka akan mendapatkan keridhoan Alloh yang besar...” (dikatakan dalam Al Maudhu’at Al Kubro,no 1050, karya Ibnul Jauzi, dalam Bab Puasa Rajab, hadits ini adalah MAUDHU’ (PALSU).

Keempat, tentang hadits: 

رقم الحديث: 1523

(حديث مرفوع) أَخْبَرَنَا أَحْمَد بْن إِسْمَاعِيل السمرقندي ، أَنْبَأَنَا أَحْمَد بْن مُحَمَّد بْن النقور ، أَنْبَأَنَا أبو الْحَسَن أَحْمَد بْن مُحَمَّد بْن عِمْرَانَ الجندي ، حَدَّثَنَاإِسْمَاعِيل بْن الْعَبَّاس الْوَرَّاق ، حَدَّثَنَا جَعْفَر بْن مُحَمَّد بْن شاكر الصائغ ، حَدَّثَنَا خَالِد بْن يَزِيد العراني ، حَدَّثَنَا عَمْرو بْن الأزهر ، عَنْ أبان ، عَنْ أَنَسٍ ، مَرْفُوعًا : " مَنْ صَامَ ثَلاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ رَجَبٍ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ صِيَامَ شَهْرٍ . وَمَنْ صَامَ سَبْعَةَ أَيَّامٍ مِنْ رَجَبٍ أَغْلَقَ اللَّهُ عَنْهُ سَبْعَةَ أَبْوَابٍ مِنَ النَّارِ . وَمَنْ صَامَ ثَمَانِيَةَ أَيَّامٍ مِنْ رَجَبٍ فَتَحَ اللَّهُ لَهُ ثَمَانِيَةَ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ . وَمَنْ صَامَ نِصْفَ رَجَبٍ كَتَبَ اللَّهُ لَهُ رِضْوَانَهُ ، وَمَنْ كَتَبَ لَهُ رِضْوَانَهُ لَمْ يُعَذِّبْهُ . وَمَنْ صَامَ رَجَبًا كُلَّهُ حَاسَبَهُ اللَّهُ حِسَابًا يَسِيرًا " . لا يصح ، أبان متروك ، وعَمْرو بْن الأزهر يضع . قُلْتُ : أَخْرَجَهُ أبو الشَّيْخ فِي الثواب ، حَدَّثَنَا عبد الرَّحْمَن بْن الْحَسَن ، حَدَّثَنَا مُحَمَّد بْن إِسْمَاعِيل ، حَدَّثَنَا أَحْمَد بْن صبح الأَسَديّ ، حَدَّثَنَا حُسَيْن بْن علوان ، عَنْ آبائه ، وحسين بْن علوان أيضًا وضاع ، واللَّه علم

“Dari Anas bin Malik radhiyallohu anhu berkata Rasulullah shallallohu alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa tiga hari pada bulan Rajab,… …BERSAMBUNG


No comments:

Post a Comment